
Pada pertengahan Juli 2026, Samsung meresmikan kehadiran ponsel papan tengah terbarunya di Indonesia. Perangkat bernama Galaxy A27 5G ini merupakan penerus langsung dari Galaxy A26 5G keluaran setahun lalu.
Samsung menerapkan sejumlah perubahan pada Galaxy A27 5G. Salah satu yang paling terlihat adalah dari segi desain tampilan depan yang kini tak lagi berponi. Selain itu, ada sejumlah hal lain yang tak semuanya bersifat upgrade.
Table of Contents
Galaxy A27 5G datang dalam kotak kemasan berbentuk tipis seperti umumnya ponsel-ponsel Samsung dari seri A entry-level hingga seri S flagship. Alasannya adalah karena Samsung tak menyertakan unit charger di dalam kemasan ponsel.
Selain tulisan “Galaxy A27 5G” berukuran besar, di sisi muka boks berlatar putih terdapat gambar ponsel dengan warna sesuai varian yang terbungkus, dalam hal ini Blue alias biru. Dua opsi warna lainnya dari Galaxy A27 5G adalah Black dan Light Pink
Tak banyak yang dapat dibahas mengenai kelengkapan aksesori Galaxy A27 5G karena hanya terdapat kabel USB-C ke USB-C, sebuah SIM card ejector tool berbentuk sederhana, serta booklet panduan singkat.
Dari segi fisik, sekilas tak ada yang berubah dari Galaxy A27 5G dibandingkan dengan pendahulunya. Namun, perangkat ini sebenarnya sedikit lebih kecil dengan dimensi 162,4 x 78,2 x 7,8 mm, sedangkan bobotnya tetap berada di angka 200 gram.
Perbedaan baru tampak di sisi depan, di mana Samsung kini tidak lagi menyematkan kamera depan di dalam poni kecil berbentuk “U”, melainkan di punch hole, sehingga tampilan Galaxy A27 5G menjadi lebih modern dan sebanding dengan ponsel-ponsel Android kontemporernya.
Ukuran layar tetap dipertahankan dengan panel Super AMOLED 6,7 inci (2.340 x 1.080 piksel, 120 Hz) yang berlapis kaca pelindung Gorilla Glass Victus+. Lapisan kaca yang sama juga ditemui di sisi punggung, sementara frame berbahan plastik.
Pemindai sidik jari masih digabungkan dengan tombol daya di samping perangkat (side-mounted), di bagian yang sedikit menonjol dibandingkan dengan frame selebihnya. Samsung menyebut rancangan ini sebagai “Key Island” yang bertujuan membuat tombol daya dan pengatur volume lebih mudah ditemukan dengan jari.
Varian Blue di tangan 91mobiles Indonesia memiliki warna biru yang menarik mata. Cenderung ke biru gelap (navy) ketimbang biru muda (light blue), tapi masih cukup mencolok karena finishing glossy di punggung.
Sayangnya, rating ketahanan air dan debu pada Galaxy A27 5G menurun, dari sebelumnya IP67 di Galaxy A26 5G menjadi IP64. Artinya, Galaxy A27 5G hanya tahan terhadap cipratan air dan tidak bisa direndam, sehingga pengguna mesti lebih berhati-hati.
Penurunan lain ada di sektor kamera, tepatnya pada resolusi kamera ultrawide yang tadinya 8 MP menjadi 5 MP. Dua kamera belakang lainnya masih sama, terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS dan kamera makro 2 MP. Kamera depan di dalam punch hole memiliki resolusi 12 MP.
Untuk dapur pacu, Samsung mengganti chip Exynos 1380 pada Galaxy A26 5G menjadi Snapdragon 6 Gen 3. Dari segi kinerja, Snapdragon 6 Gen 3 sedikit lebih kencang dibandingkan Exynos 1380, meskipun perubahan nyatanya belum tentu terasa.
Spesifikasi baterai tidak berubah, tetap dengan kapasitas 5.000 mAh dan fast charging 25 watt. Sistem operasi kini sudah menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 17. Seperti biasa, Samsung menjamin masa dukungan software yang sangat lama, mencapai 6 tahun untuk upgrade versi Android dan pembaruan sekuriti.
Samsung ikut mengerek harga Galaxy A27 5G sehingga kini menjadi Rp 6.299.000 (8 GB/ 256 GB). Kenaikannya cukup signifikan dibandingkan dengan Galaxy A26 5G varian memori yang sama yang dulu dibanderol Rp 3.999.000.
Sebagai alternatif, Samsung juga menyediakan varian Galaxy A27 5G yang lebih terjangkau dengan memori 6 GB/128 GB seharga Rp 5.299.000.