
Samsung belum lama ini telah resmi memperkenalkan Galaxy A37 5G di pasar global sebagai penerus dari Galaxy A36. Ketimbang memberikan peningkatan besar-besaran, Galaxy A37 melakukan pendekatan yang sama dengan saudaranya, Galaxy A57, yakni lebih berfokus pada penyempurnaan fitur yang sudah ada.
Sehingga, spesifikasi Galaxy A37 memang tidak membawakan perubahan fitur yang signifikan atau revolusioner. Sejumlah hardware pun tidak mengalami peningkatan, kecuali pada beberapa area seperti performa chipset dan sertifikasi IP rating.
Dengan peningkatan sana-sani yang tidak terlalu drastis, sayangnya harga Galaxy A37 tetap mengalami kenaikan harga cukup tinggi ketimbang sebelumnya sebagai imbas dari tren lonjakan biaya komponen RAM. Lantas, bagi yang sudah memiliki Galaxy A36, apakah layak melakukan upgrade ke Galaxy A37? Simak ulasan perbandingan lengkapnya berikut ini.
Table of Contents
Galaxy A37 di pasar global dibanderol harga mulai dari 399 euro atau sekitar Rp 7,8 jutaan. Berdasarkan data dari pasar Filipina, terdapat kenaikan harga yang cukup terasa antara Galaxy A37 dan A36. Varian RAM 8 GB/ 128 GB untuk Galaxy A37 dibanderol 25.990 peso sedangkan Galaxy A36 sebelumnya dirilis dengan harga 19.990 peso, sebagaimana dikutip dari Manilashaker.com.
Baru-baru ini harga rilis Galaxy A37 pun sudah “mejeng” di situs resmi Samsung Indonesia, yakni Rp 6,6 juta (RAM 8 GB/ 128 GB) dan Rp 7,3 juta (RAM 8 GB/ 256 GB).
Harga-harga tersebut naik sekitar Rp 1 jutaan dibandingkan Galaxy A36 yang dijual seharga Rp 5,2 juta (RAM 8 GB/ 128 GB), Rp 5,7 juta (RAM 8 GB/ 256 GB), dan Rp 6,2 juta (RAM 12 GB/ 256 GB) pada Maret 2025.
| Varian | Harga Galaxy A37 | Harga Galaxy A36 |
| RAM 8 GB/ 128 GB | Rp 6.599.000 | Rp 5.199.000 |
| RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 7.299.000 | Rp 5.699.000 |
| RAM 12 GB/ 256 GB | – | Rp 6.199.000 |
Sektor performa menjadi salah satu yang mendapatkan peningkatan paling besar dibandingkan pendahulunya. Samsung mengganti Snapdragon 6 Gen 3 pada Galaxy A36 menjadi Exynos 1480 dengan fabrikasi 4 nm. Peningkatannya dari segi benchmark memang tidak terlihat drastis, namun Exynos 1480 tetap menawarkan stabilitas lebih baik dan efisiensi daya lebih tinggi, terutama saat dipakai bermain game atau multi-tasking berat.
Galaxy A37 juga dibekali GPU Xclipse 530 yang memberikan performa lebih stabil dengan frame drop lebih sedikit dibandingkan Adreno 710 pada Galaxy A36. Selain itu, NPU (Neural Processing Unit) di chipset Exynos 1480 juga telah ditingkatkan untuk menangani fitur Awesome Intelligence (AI) pada sistem operasinya.
Kinerja GPU Galaxy A37 meningkat sekitar 19 persen dibandingkan Galaxy A36. Selain itu, skor AnTuTu v11 pada sang penerus ini juga lebih tinggi 10 persen dibandingkan pendahulunya, sebagaimana dikutip dari Nano Review.
| Spesifikasi | Galaxy A37 | Galaxy A36 |
| Chipset | Exynos 1480 (4 nm) | Snapdragon 6 Gen 3 (4 nm) |
| CPU dan GPU | Octa-core (4x 2,75 GHz dan 4x 2,0 GHz), GPU Xclipse 530 | Octa-core (4x 2,4 GHz dan 4x 1,8 GHz), GPU Adreno 710 |
| Geekbench 6 | 1.153 poin (single-core), 3.457 poin (multi-core) | 1.004 poin (single-core), 2.919 poin (multi-core) |
| AnTuTu v11 | 917.489 poin | 835.170 poin |
Secara visual, kedua ponsel ini nyaris identik dengan dimensi bodi 162,9 x 78,2 x 7,4 mm. Keduanya pun sama-sama menggunakan kaca pelindung Gorilla Glass Victus+ di bagian depan dan belakang serta memiliki bahan plastik untuk bingkainya.
Meski tak banyak berubah, Samsung kini menyematkan sertifikasi IP68 pada Galaxy A37 sehingga tahan air hingga 1,5 meter selama 30 menit, meningkat dari IP67 pada Galaxy A36 (hanya tahan pada kedalaman 1 meter).
Untuk urusan layarnya, keduanya kompak menggunakan panel Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz, sama-sama mendukung tingkat kecerahan maksimal hingga 1.900 nit yang sangat menunjang visibilitas di bawah terik matahari langsung.
| Spesifikasi | Galaxy A37 | Galaxy A36 |
| Layar | 6,7 inci Super AMOLED, refresh rate 120 Hz, 1.900 nit | 6,7 inci Super AMOLED, refresh rate 120 Hz, 1.900 nit |
| Dimensi | 162,9 x 78,2 x 7,4 mm | 162,9 x 78,2 x 7,4 mm |
| Bobot | 196 gram | 195 gram |
| Ketahanan | Gorilla Glass Victus+ (depan dan belakang), IP68 | Gorilla Glass Victus+ (depan dan belakang), IP67 |
| Varian warna | Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, Awesome White | Awesome Lavender, Awesome Black, Awesome White, Awesome Lime |
Meskipun konfigurasi kamera belakangnya tidak berubah di atas kertas (50 MP wide-angle, 8 MP ultrawide, 5 MP makro), Galaxy A37 tetap membawakan peningkatan pada ukuran sensor utama. Penerusnya tersebut menggunakan ukuran sensor 1/1,56 inci, lebih besar ketimbang sensor 1/1,96 inci pada kamera utama Galaxy A36.
Peningkatan demikian ini dikombinasikan dengan IPS (Image Signal Processor) baru dari Exynos 1480 dan teknologi pemrosesan “Big Pixel”. Hasilnya, Galaxy A37 mampu menghasilkan foto malam hari yang lebih minim noise, pemrosesan HDR yang lebih baik, serta rekaman video yang lebih bersih, sebagaimana dikutip dari SammyGuru.
Untuk kamera depannya, kedua smartphone ini sama-sama menggunakan kamera selfie beresolusi 12 MP yang sanggup merekam video hingga resolusi 4K.
Galaxy A37 kini hadir dengan versi OS Android 16 berpoleskan antarmuka One UI 8.5 secara langsung, menghadirkan fitur terbaru seperti Circle to Search (bisa “googling” dengan hanya melingkari objek di layar), Object Eraser yang lebih cepat (menghapus objek tak diinginkan pada foto), serta asisten virtual Bixby 4.0 yang lebih natural dalam merespons pengguna. Samsung juga memberikan komitmen pembaruan OS hingga 6 tahun untuk kedua ponsel ini.
Meski durasi jaminan update sama panjangnya, Galaxy A37 tetap lebih langgeng karena bisa diperbarui hingga Android 22. Sementara, Galaxy A36 yang rilis dengan Android 15 dan One UI 7 pada Maret tahun lalu hanya bisa diperbarui hingga Android 21. Ini namun tetap membuat Galaxy A36 tetap unggul dari banyak pesaingnya, mengingat masa dukungan 6 tahun umumnya hanya dijumpai pada HP flagship.
Menyoal baterainya, kedua smartphone ini kompak menggunakan kapasitas 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt via kabel. Meski 45 watt tergolong cukup cepat, di tahun 2026 kecepatan tersebut mulai terasa tertinggal dibandingkan kompetitor di kelas harganya.
Secara garis besar, Galaxy A37 tidak dibekali peningkatan drastis pada sektor mana pun. Bagian fotografinya pun hanya sedikit meningkat dengan konfigurasi yang nyaris sama dengan pendahulunya, begitu pun dengan ketahanan bodi yang hanya meningkatkan rating dari IP67 menjadi IP68. Uniknya, pengguna tetap mesti mengeluarkan biaya lebih besar Rp 1 jutaan lantaran adanya kenaikan biaya komponen secara global. Berikut ini adalah poin-poin pertimbangan yang bisa dijadikan acuan.
Pilih Galaxy A37 kalau…
Pilih Galaxy A36 kalau…