Samsung Patenkan Teknologi Galaxy Ring untuk Kendalikan Laptop dan Tablet

Sorotan
  • Samsung telah mengajukan paten smart ring yang dapat melakukan transfer file antar perangkat.
  • Paten ini membuka potensi fitur baru untuk Galaxy Ring yang selama ini hanya berfungsi sebagai perangkat kebugaran.
  • Pada deskripsi paten, Samsung mengatakan bahwa fitur transfer ini berpotensi diterapkan untuk perangkat input lain seperti stylus.

Perusahaan elektronik raksasa asal Korea Selatan, Samsung, baru-baru ini dikabarkan telah mengajukan paten baru perihal Galaxy Ring. Di masa depan, cincin pintar ini diharapkan dapat mengontrol layar dan mentransfer data antar perangkat seperti smartphone, tablet, dan laptop.

Sejauh ini Galaxy Ring hanya berfungsi sebagai perangkat kebugaran, misalnya untuk melacak pola tidur, mengukur pola aktivitas, serta melacak tingkat energi. Pada dasarnya fitur-fitur ini sudah dapat dilakukan pada smartwatch.

Kini dengan paten terbaru, Galaxy Ring di masa depan diperkirakan dapat dipakai untuk sebuah hal yang menunjang produktivitas. Namun perlu diketahui, keberadaan paten terbaru belum menjamin bahwa fitur ini dapat hadir pada model mendatang. Tapi tetap tidak dipungkiri bahwa konsep ini membuka potensi menarik bagi smart ring besutan Samsung.

Potensi fitur baru Galaxy Ring, bisa mentransfer file antar perangkat

  • Berdasarkan paten terbaru Samsung yang dipublikasikan pada situs WIPO, perusahaan sedang menjelajahi cara agar Galaxy Ring dapat digunakan untuk mengontrol layar dan mentransfer data antar perangkat.
  • Pada ilustrasi patennya, Samsung menampilkan cara Galaxy Ring dapat terhubung secara nirkabel ke laptop dan tablet.
  • Dengan teknologi tersebut, pengguna dapat memindahkan file, aplikasi, atau elemen lain dengan hanya menggerakkan jari. Jika ini benar, maka proses kolaborasi antar perangkat dapat terjalin dengan lebih seamless dari sebelumnya.
  • Pada deskripsi paten tersebut, Samsung menyebutkan bahwa teknologi bersangkutan tak hanya terbatas pada Smart Ring, melainkan juga dapat diterapkan pada perangkat input lain seperti stylus. Dengan demikian, Samsung kemungkinan berpotensi menerapkan fitur ini untuk S Pen
  • Sejauh ini, S Pen di seri sebelumnya dapat digunakan untuk mengontrol media, memindahkan slide di file PowerPoint, melakukan zoom, dan lain sebagainya. Namun, S Pen belum dapat memindahkan satu file dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
  • Berdasarkan diagram di atas, tampaknya smart ring dan perangkat lainnya (tablet atau laptop) perlu terhubung pada satu jaringan yang sama. 
  • Tak hanya itu, di dalam patennya, Samsung menyebutkan bahwa smart ring ini akan mampu memberikan “kontinuitas alami” antara tampilan layar perangkat elektronik pertama dengan layar yang ditampilkan pada perangkat kedua. 

Sebelumnya, Samsung juga pernah mengajukan paten untuk Galaxy Ring yang dapat menyesuaikan ukurannya secara otomatis. Caranya yaitu dengan menggunakan tekanan jari pengguna untuk mendapatkan ukuran pas. Ini pertanda bahwa Samsung senantiasa berupaya mengembangkan inovasi baru untuk perangkat wearable mereka. 

Kita perlu menunggu lebih lama lagi untuk mengetahui persis bagaimana fitur ini akan bekerja di masa depan. Saat ini penggunaan smart ring masih terbatas pada fitur kesehatan seperti monitor detak jantung dan pola tidur. Adapun jumlah brand yang menyediakan teknologi smart ring masih cukup terbatas.