
Sandisk memiliki lini SSD M.2 WD Blue dan WD Black yang diwarisi dari Western Digital. Belakangan, pabrikan memori flash itu memutuskan untuk menyederhanakan lini produknya dengan menghapus kedua merek tersebut.
Sebagai gantinya, Sandisk memperkenalkan brand SSD baru bernama Optimus. Seluruh portfolio SSD M.2 Sandisk ke depannya akan bernaung di bawah nama Optimus. VP Global Consumer Brand and Digital Marketing Sandisk, Heidi Arkinstall, menerangkan alasannya dalam sebuah pernyataan.
“Produk kami mencakup berbagai segmen, perubahan ini diharapkan bisa mempermudah konsumen dalam menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Arkinstall, sebagaimana dikutip oleh Phandroid.
Lini produk SSD M.2 Sandisk sebenarnya tidak berubah dan hanya berganti nama. Ada tiga tingkatan produk SSD Optimus. Pertama adalah Sandisk Optimus 5100 yang merupakan nama baru dari WD Blue SN5100 untuk pengguna umum.

Kemudian, di atasnya ada Sandisk Optimus GX 7100 yang menarget gamer dan merupakan nama baru dari WD Black SN7100. Posisi puncak ditempati oleh Sandisk Optimis GX Pro 8100 dan Optimus FX Pro 850X yang masing-masing adalah jelmaan dari WD Black SN8100 serta WD Black SN850X.
Di samping penamaan dan pengemasan produk yang berubah, rangkain hardware dari produk-produk di atas tidak berubah, tetap sama seperti sebelumnya saat masih mengusung nama Western Digital.
Selain itu, Sandisk turut memperkenalkan SSD Optimus “native” pertama yang bukan hasil ganti nama WD, yakni Optimus GX7100M berupa SSD M.2 2230 yang tersedia dalam pilihan kapasitas 1 TB dan 2 TB.
Sandisk diakuisisi oleh Western Digital pada 2016. Lini produk memori flash-nya kemudian diintegrasikan ke WD. Namun, dalam restrukturisasi perusahaan pada 2023, WD melakukan spin off divisi flash storage menjadi perusahaan independen bernama Sandisk. Setelahnya, Sandisk khusus menangani bisnis memori flash, sedangkan WD fokus pada harddisk.







