
Vivo mulai memberikan bocoran resmi terkait kehadiran flagship terbarunya, Vivo X300s. Product Manager Vivo, Han Boxiao, mengatakan di situs Weibo bahwa ponsel ini dipastikan memiliki peningkatan drastis pada sisi baterai dan performa tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.
Vivo X300s dirancang untuk menonjolkan kapasitas baterai super besar di dalam bodi yang relatif tipis. Perangkat ini disebut menggunakan teknologi baterai Blue Ocean generasi keempat dengan anoda silikon, sehingga memungkinkan kapasitas baterai mencapai 7.100 mAh. Angka ini meningkat jauh ketimbang pendahulunya, Vivo X200s, yang hanya mengusung 6.200 mAh.
Dugaan spesifikasi Vivo X300s
Perangkat ini mengandalkan sistem pendingin vapour chamber berukuran besar yang dinamakan Ice Pulse Fluid VC guna menjaga suhu tetap optimal saat menangani beban kerja berat. Sistem pendingin ini diklaim punya konduktivitas termal yang lebih baik dibandingkan pendahulunya.
Selain itu, Vivo X300s disebut menghadirkan port USB 3.2 Gen 1 yang punya kecepatan hingga 5 Gbps, nyaris 10 kali lipat lebih cepat ketimbang Vivo X200s. Terdapat pula sensor sidik jari ultrasonik 2.0 yang 15 persen lebih cepat, mampu membuka kunci layar dalam hitungan detik meski jari dalam kondisi basah (wet touch).
Layarnya mengusung bentuk datar alias flat dengan ukuran 6,78 inci beresolusi 1,5K, mendukung refresh rate 144 Hz dan teknologi Zeiss Color untuk akurasi warna tingkat profesional.

Karena ini flagship Vivo, sektor kamera pun tentunya menjadi salah satu daya tarik utamanya X300s. Di belakangnya konon terdapat kamera utama 200 MP yang didampingi ultrawide 50 MP dan periskop 50 MP. Adapun untuk kebutuhan selfie, kabarnya tersedia kamera depan dengan resolusi 50 MP, sebagaimana dikutip dari GizmoChina.
Baterai berkapasitas 7.100 mAh di HP ini turut didukung dengan pengisian cepat 90 watt via kabel. Vivo juga memperkenalkan fitur Global Direct Drive Power Supply 2.0 (bypass charging). Kini tidak hanya dapat digunakan saat bermain game melainkan juga saat menonton video atau membaca artikel guna menjaga kesehatan baterai.

Untuk menjaga aktivitas pengguna tidak terganggu gara-gara low battery, Vivo menyematkan fitur Micro Electric Genie 2.0. Fungsinya adalah untuk mengembalikan antarmuka layar ke kondisi semula secara otomatis, tepat sebelum ponsel mati karena kehabisan daya.
Berdasarkan keterangan Han Boxiao, pengalaman multimedia di HP ini juga akan didukung oleh 1511 War Drum Master Symmetrical Dual Speakers Pro dan motor gerak 7514 Customized Super Sensing Vibration untuk haptic feedback yang lebih terasa nyata.
Tidak ketinggalan, Vivo X300s kembali mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 seperti pendahulunya, sehingga tidak mudah rusak apabila terkena debu, rendaman air hingga sedalam 1,5 meter selama 30 menit, dan juga semprotan air bertekanan tinggi.
Pihak Vivo hingga kini masih merahasiakan tanggal peluncuran resmi maupun harga rilis untuk X300s. Meski begitu, perangkat ini diprediksi akan memulai debutnya di China dalam waktu dekat, bersamaan dengan model lain dalam jajaran X300 series.
Tahun lalu, Vivo X200s rilis bersamaan dengan X200 Ultra pada 21 April untuk pasar China. Hingga kini ponsel pendahulu ini pun belum pernah dibawa masuk ke Indonesia, pertanda bahwa X300s pun akan demikian. Namun kabar menariknya, varian Ultra dari seri X300 tampaknya bakal masuk Tanah Air lantaran sudah mengantongi sertifikasi Postel.










