
Sub-merk Xiaomi, Redmi, dilaporkan tengah menyiapkan gebrakan besar di pasar smartphone. Vendor asal China ini disebut-sebut sedang menguji coba tiga ponsel terbaru yang semuanya dibekali baterai berkapasitas “monster”, yakni 10.000 mAh.
Informasi ini berasal dari tipster gadget ternama di Weibo, Digital Chat Station, via GSM Arena. Menurut bocoran tersebut, ketiga perangkat ini akan masuk ke dalam lini produk populer Redmi yaitu Redmi Note series dan Redmi K series.

Tiga HP Redmi kabarnya akan memakai baterai 10.000 mAh, salah satunya Redmi Note 70 Pro Max
Meskipun memiliki kapasitas jumbo, baterai yang digunakan kabarnya mengusung desain sel tunggal (single-cell). Penggunaan desain ini memunculkan spekulasi bahwa ketiga ponsel ini tidak akan dipasarkan di wilayah Uni Eropa karena regulasi keselamatan yang ketat.
Untuk mengimbangi kapasitas baterainya yang sangat besar agar praktis digunakan sehari-hari, Redmi menyematkan dukungan pengisian daya cepat 100 watt via kabel.
Salah satu perangkat yang paling gencar dirumorkan adalah Redmi Note 17 Pro Max. Berdasarkan laporan, versi yang rilis di China akan mengusung baterai 10.000 mAh, sedangkan versi globalnya diprediksi berkapasitas lebih kecil, yaitu 9.210 mAh, guna mematuhi standar keamanan internasional.
Perihal bocoran spesifikasi lainnya, ponsel ini diduga memiliki kamera utama 200 MP dengan sensor Samsung HP5, ultrawide 8 MP OmniVision OV8E10, dan kamera depan 32 MP Samsung S5KKDS.
Layar perangkat ini disebut menggunakan panel LTPS 1,5K dengan dukungan refresh rate tinggi, kemungkinan antara 120 Hz hingga 185 Hz. Fitur keamanannya mengandalkan sensor sidik jari optis di bawah layar (optical in-display fingerprint). HP Redmi tersebut juga kabarnya mengusung bingkai dengan material logam (metal frame).
Kehadiran smartphone dengan baterai 10.000 mAh menjadi pertanda akan munculnya tren HP berbaterai besar sebagai daya tarik utama. Redmi pun tidak sendirian, sebab perangkat seperti Honor Power 2 dan Realme P4 Power juga sudah lebih dulu punya kapasitas baterai serupa.
Belakangan ini, Vivo melalui ponsel Y600 Pro juga turut meramaikan tren baterai besar ini dengan mengusung baterai 10.200 mAh. iQoo juga dilaporkan tengah menggarap perangkat dengan baterai “raksasa”.
Terkait ketersediaan, tidak menutup kemungkinan Redmi Note 17 Pro Max akan dirilis ke pasar global. Namun, kandidat lainnya, Redmi K, umumnya hanya rilis eksklusif di China. Kendati begitu, kemungkinan ponsel tersebut akan rilis untuk pasar global, termasuk Asia, di bawah merk Poco melalui strategi rebranding.
Perlu dicatat bahwa saat ini ketiga perangkat tersebut masih dalam tahap pengujian, sehingga spesifikasi finalnya masih bisa berubah hingga saat peluncuran resmi nanti.




