
Saat ini, banyak smartphone yang disematkan dengan fitur kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah hidup penggunanya. Sejumlah fitur yang kini sudah banyak orang tahu meliputi Circle to Search untuk melingkari objek di layar serta Gemini untuk dijadikan asisten virtual yang memahami konteks dan bahasa manusia.
Akan tetapi, dua fitur tadi sesungguhnya hanyalah “ujung bongkahan es” yang muncul ke permukaan. Di luar dari fitur AI yang populer tadi, sebenarnya masih ada beberapa fitur yang tak kalah menarik namun tak banyak diketahui orang. Berikut ini adalah 8 fitur AI yang unik dan belum banyak diketahui pengguna smartphone.
Table of Contents
AI Portrait Glow (Oppo)

Senang mengambil foto menggunakan ponsel pada malam hari? Jika iya, fitur AI Portrait Glow ini akan sangat berguna. Fitur ini mampu menganalisis foto secara otomatis, kemudian menambahkan pencahayaan virtual agar hasil jepretan terlihat lebih terang dan natural.
Pengguna pun dapat memilih berbagai efek pencahayaan, seperti efek flash, cahaya alami, hingga pencahayaan ala studio. Menariknya lagi, proses ini dilakukan setelah foto diambil, sehingga pengguna tidak perlu lagi mengulang pemotretan saat mendapatkan hasil foto yang gelap.
Cara menggunakannya pun cukup mudah. Pengguna hanya perlu membuka foto di galeri, masuk ke menu edit, kemudian pilih fitur AI Portrait Glow. Setelahnya AI pun akan menganalisis wajah subjek dan menawarkan sejumlah opsi pencahayaan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Beberapa perangkat terbaru yang mendukung fitur ini adalah Oppo Find X9 series dan Oppo Reno 16 series.
AI Translate Assistant (Oppo)

Bagi pengguna yang sering berkomunikasi menggunakan bahasa asing, AI Translate Assistant dapat menjadi alat bantu yang praktis dan mudah digunakan.
Fitur tersebut terintegrasi langsung ke dalam sistem perangkat, sehingga mampu menerjemahkan percakapan maupun konten web secara real-time tanpa perlu berpindah aplikasi.
Untuk menggunakannya, pengguna cukup membuka AI Toolbox melalui sidebar saat sedang membuka sebuah aplikasi. Setelah itu, pilih opsi AI Translate dan sistem akan mulai menerjemahkan teks atau percakapan yang ditampilkan di layar. Fitur ini tersedia untuk sejumlah Oppo Find X dan Reno series terbaru dan juga HP lipat Oppo Find N5.
Bahkan pada Find N5, fitur ini bekerja dengan cara lebih powerful lagi karena dapat menampilkan hasil terjemahan percakapan real-time di layar cover untuk dibaca dan dipahami oleh lawan bicara.
AI Mind Space (Oppo)

Masih dari Oppo, pabrikan smartphone asal China ini turut menghadirkan AI Mind Space, yakni fitur yang berfungsi sebagai “otak kedua” guna membantu pengguna menyimpan berbagai informasi penting.
Fungsinya cenderung mirip-mirip Notes, tapi cara penyimpanannya dilakukan dengan lebih cerdas. Fitur ini bekerja sama dengan tombol Snap Key yang ada di samping kiri perangkat. Tombol tersebut dapat digunakan untuk dengan mudah merekam suara pengguna lalu menjadikannya sebagai “memo”, yang nantinya akan disimpan dan dianalisis. Snap Key juga dapat dipakai untuk melakukan screenshot.
Setiap konten yang diambil melalui Snap Key ini bakal tersimpan di AI Mind Space. Setelah itu, AI akan menganalisis konten-konten ini lalu mengelompokkannya secara otomatis ke dalam Smart Collections sehingga lebih mudah ditemukan kembali di lain hari.
Bahkan, artikel dengan ribuan kata pun dapat diringkas menjadi beberapa poin, misalnya seperti membagi catatan rapat menjadi action item. Tersedia juga fitur untuk menampilkan jawaban dari tiga layanan virtual chat AI pada satu layar yang sama, yakni ChatGPT, Perplexity, dan Gemini.
Sejumlah perangkat yang mendukung fitur ini meliputi Oppo Find X9 series, Reno 16 series, dan Reno 15 series.
Audio Eraser (Samsung)

Fitur AI yang akan sangat berguna dalam proses pembuatan konten adalah Audio Eraser dari Samsung. Ya, fitur yang pertama kali diperkenalkan pada Galaxy S25 series ini dapat membantu pengguna menghilangkan suara tidak diinginkan pada video.
Audio Eraser memanfaatkan AI untuk memisahkan berbagai sumber suara, seperti suara manusia, musik, angin, maupun kebisingan di lingkungan sekitar. Setelah dipisahkan, pengguna pun dapat mengatur volume masing-masing suara secara terpisah.
Pada perangkat terbaru Samsung, Audio Eraser bahkan dapat digunakan secara real-time saat sedang menonton video. Cara menggunakannya cukup mudah, yakni dengan hanya menggeser layar dari sudut kanan atas untuk membuka Quick Panel, lalu pilih Audio Eraser. Pengguna kemudian dapat mengatur tingkat peredaman suara melalui slider “Strength” dan mengaktifkan opsi “Voice Focus” agar suara percakapan terdengar lebih jelas.
Sedangkan untuk video yang tersimpan di Galeri, caranya adalah buka suatu video lalu pilih Edit, masuk ke menu Audio Eraser, dan tentukaRemember THisn jenis suara yang ingin dipelankan atau dihapus.
Math Solver (Samsung)

Selain dapat memisahkan audio, fitur kecerdasan buatan (AI) di Samsung juga dapat membantu pengguna mengerjakan soal matematika dengan cepat dan mudah.
Dengan menggunakan fitur Math Solver, pengguna hanya perlu menulis atau mengetik soal matematika di Samsung Notes, lalu Galaxy AI bakal langsung menghitung hasilnya setelah pengguna menambahkan tanda sama dengan (“=”). Fitur yang pertama diperkenalkan pada Galaxy Tab S10 FE series ini tak hanya mendukung input dari keyboard, melainkan juga S Pen.
Untuk mulai berhitung menggunakan Math Solver, Anda bisa membuka aplikasi Samsung Notes, membuat catatan baru atau membuka catatan yang sudah ada, kemudian tap pada ikon tiga titik.
Aktifkan fitur Math Solver, kemudian tuliskan atau ketikkan soal matematika apa pun yang Anda inginkan. Jika sudah, tambahkan tanda sama dengan di akhir dan Galaxy AI pun akan langsung menampilkan hasilnya.
Adapun fitur Math Solver ini turut mendukung berbagai operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, persentase, pangkat dan akar, logaritma, fungsi trigonometri (sin, cos, tan), dan masih banyak lagi.
Fitur ini tersedia untuk antarmuka One UI 8 atau yang lebih baru untuk sejumlah perangkat seperti Galaxy Tab, Galaxy Z Fold, dan Galaxy S Ultra series.
Menariknya lagi, Math Solver ini berjalan secara on-device sehingga tidak memerlukan koneksi internet untuk menggunakannya. Namun, fitur ini mengharuskan perangkat untuk terhubung dengan Samsung Account.
Generative Edit (Samsung)

Kini tidak perlu khawatir gagal menangkap foto dengan komposisi yang pas, karena sudah ada Generative Edit dari Samsung yang memungkinkan pengeditan foto secara lebih fleksibel. Generative Edit yang merupakan bagian dari Photo Assist ini dapat memodifikasi berbagai elemen pada foto dengan hanya menyeleksi objek.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghapus, memindahkan, maupun mengubah ukuran objek di dalam foto. Setelah objek dipindahkan atau dihapus, AI akan secara otomatis menghasilkan latar belakang baru untuk mengisi area kosong sehingga hasil edit tetap terlihat natural.
Untuk menggunakan Generative Edit, pengguna cukup membuka aplikasi Galeri, lalu memilih foto yang akan diedit. Selanjutnya, tap ikon Edit (bergambar pensil) dan pilih ikon Photo Assist atau Generative Edit yang ditandai dengan simbol bintang berwarna biru.
Setelahnya, pilih objek yang ingin dimodifikasi dengan mengetuk atau melingkarinya. Pengguna lalu dapat memindahkan, menghapus, maupun mengubah ukuran objek tersebut. Jika ingin meluruskan atau memutar foto, AI juga akan otomatis mengisi bagian kosong yang muncul di tepian gambar.
Fitur ini memerlukan koneksi internet dan akun Samsung karena sebagian prosesnya dilakukan melalui layanan cloud Samsung. Foto yang sudah diedit menggunakan Generative Edit juga bakal diberikan watermark dan metadata khusus sebagai penanda bahwa foto tersebut sudah diedit via AI.
Generative Edit tersedia pada sejumlah perangkat Galaxy yang berjalan pada Android 14 (One UI 6.1) atau versi lebih baru.
Remember This (Motorola)

Fitur AI satu ini pertama kali hadir sebagai rangkaian dari Moto AI bersama sejumlah fitur lainnya, yakni Catch Me Up dan Pay Attention.
Remember This berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi penting yang dapat diingat kembali di kemudian hari. Misalnya seseorang sedang mengenakan outfit tertentu. Kemudian saat sedang berkaca, dia berpikiran bahwa “Baju ini sepertinya oke juga untuk liburan minggu depan”.
Setelahnya, orang tersebut memotret dirinya di kaca lalu menyimpannya di fitur Remember This dengan caption “baju liburan ke pantai”. Nah, saat sedang menyiapkan baju sehari menjelang keberangkatan, dia lupa baju apa yang seminggu lalu dia pakai.
Yang perlu dia lakukan hanya membuka kolom pencarian di Moto AI (tekan dan tahan lama tombol AI Key di samping kiri ponsel), lalu mengetik pertanyaan “Baju liburan minggu lalu yang mana ya?”. Moto AI akan langsung menampilkan foto outfit yang diambil minggu lalu.
Moto AI juga menyediakan menu Memory untuk mengelola memori yang telah disimpan. Melalui menu tersebut, pengguna dapat mencari, menghapus, atau melakukan backup dan restore pada memori tertentu.
Agar memori tetap tersimpan saat berganti perangkat, Moto AI bahkan mendukung pencadangan ke Google Cloud melalui akun Google.
AI Posture Recommendation (Huawei)

Suka kebingungan ingin berpose seperti apa saat difoto? Tidak perlu khawatir, karena Huawei Pura 90 series menyediakan fitur rekomendasi pose pada saat proses pemotretan sedang berlangsung.
Saat fitur ini diaktifkan, AI akan menganalisis pemandangan yang terlihat di viewfinder. Berdasarkan komposisi background dan posisi subjek, sistem kemudian menampilkan siluet outline berserta instruksi singkat sebagai panduan berpose.
Selanjutnya, pengguna hanya perlu menyesuaikan posisi tubuh mengikuti outline yang muncul di layar. Fitur ini dapat digunakan baik saat memakai kamera depan maupun kamera belakang.
Untuk menggunakannya, buka aplikasi kamera, lalu aktifkan opsi AI Posture Recommendation. Setelah fitur aktif, arahkan kamera ke subjek dan AI akan langsung menampilkan rekomendasi pose.
Huawei Pura 90 series memang saat ini belum rilis di Indonesia. Namun, Pura 90 Pro Max sudah muncul di laman sertifikasi P3DN Kemenperin dengan nilai TKDN 36,18 persen, sehingga diprediksi akan rilis di Tanah Air dalam waktu dekat.
Itu tadi merupakan 8 fitur AI unik yang ditawarkan berbagai merk ponsel. Kehadiran fitur-fitur ini menunjukkan bahwa AI di smartphone kini tidak hanya sekadar berfokus pada chatbot maupun pengeditan foto, melainkan juga mulai membantu berbagai aktivitas sehari-hari.









