Samsung Pamer Teknologi di Balik HP Lipat Tiga Galaxy Z Trifold

Sorotan
  • Samsung Galaxy Z TriFold konon bakal rilis di AS awal tahun depan, mengusung teknologi canggih untuk menjamin ketahanan layar.
  • HP lipat tiga perdana Samsung ini sudah diuji 200 ribu siklus lipatan layar, atau setara 100 kali sehari selama 5 tahun. 
  • Samsung berencana menghadirkan diskon 50 persen untuk satu kali perbaikan layar di pasar AS. 

Setelah resmi mengumumkan bakal merilis HP lipat tiga pertamanya di dunia, Samsung akhirnya membeberkan sejumlah informasi tambahan terkait perancangan dan pengujian Galaxy Z TriFold. Samsung belakangan ini diketahui telah mengunggah video yang menunjukkan proses di balik pengujian dan perancangan perangkat, sebagaimana dihimpun dari Phone Arena.

Seri Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7 memang sudah memasuki generasi ke-7. Namun menyoal triple foldable, Samsung justru kalah saing dalam menjadi yang pertama menyuguhkan produk tersebut secara komersial. Pasalnya, Huawei berhasil lebih dulu menghadirkan HP lipat tiga dalam bentuk Huawei Mate XT pada tahun lalu, sehingga menjadikan Galaxy Z TriFold sebagai yang kedua di dunia.

Layar Galaxy Z TriFold diklaim sangat kokoh, ini rahasianya

  • Dalam video yang diunggah Samsung di kanal YouTube resmi mereka, terlihat bagaimana pihak perusahaan menangani tantangan desain ponsel lipat tiga. Ada gabungan robotika presisi, craftmanship tingkat tinggi, hingga pengujian intensif untuk memastikan ponsel tetap tangguh dipakai sehari-hari.
  • Layar utama konon sudah diuji sebanyak 200 ribu siklus lipatan dalam pengujian multi-fold, ini setara dengan melipat layar ponsel sekitar 100 kali sehari selama 5 tahun.
  • Ada dua Armor FlexHinge dengan ukuran yang berbeda, khusus untuk mekanisme lipat ganda. Proses perakitannya menggunakan sistem otomatis tingkat lanjut. 
  • Samsung juga menerapkan teknologi display attachment process khusus dan pemindaian laser 3D guna memastikan permukaan layarnya rapi dan halus. Hasil akhirnya adalah layar ponsel berukuran 10 inci yang mencoba memberikan pengalaman menonton seperti bioskop mini. 

Tampak dari video tersebut bahwa Samsung benar-benar memperhatikan setiap detail kecilnya. Mereka bahkan turut melakukan pemindaian CT berkecepatan tinggi pada FBCB (flexible printed circuit board) untuk memastikan desainnya sudah sesuai sebelum digabung dengan komponen layar. Hal ini guna memastikan perangkat benar-benar akurat dan andal saat meninggalkan laboratorium. 

Di luar dari semua pengujian ketat tersebut, tetap perlu diwaspadai bahwa uji ketahanan sesungguhnya bukan tentu bukan di lingkungan tertutup dan terkendali seperti di atas, melainkan saat dipakai pengguna di dunia nyata. 

Galaxy Z TriFold mampu menampilkan tiga aplikasi portrait secara berdampingan.
Galaxy Z TriFold mampu menampilkan tiga aplikasi portrait secara berdampingan.

Adapun Galaxy Z TriFold itu sendiri diperkirakan rilis di AS pada awal tahun depan (2026). Harga resminya memang belum diumumkan, namun diprediksi mencapai 3.590.400 won atau sekitar Rp 40,6 juta, sebagaimana dikutip dari SamMobile

Negara pertama yang bakal kebagian mendapatkan Galaxy Z TriFold adalah Korea Selatan pada 12 Desember nanti. Sejumlah negara lain juga disebutkan bakal menyusul yakni China, Taiwan, Singapura, Uni Emirat Arab, dan AS.

Sayangnya negara Indonesia tidak disebut. Padahal, Huawei sempat meluncurkan Mate XT Ultimate di Indonesia pada tahun lalu. Kami bahkan sempat melakukan hands-on pada HP lipat tiga pertama di dunia tersebut, bisa dilihat pada tautan ini.

Di Amerika Serikat, Samsung berencana bakal menjanjikan potongan 50 persen untuk satu kali perbaikan layar bagi yang sudah membeli Galaxy Z TriFold tahun depan. Mengingat begitu mahalnya harga layar untuk ponsel lipat seperti ini, diskon tersebut bakal menghemat biaya besar bagi penggunanya.