Bocoran Samsung Galaxy S26 dan S26 Ultra di Geekbench, Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5

Sorotan
  • Bocoran Geekbench untuk Galaxy S26 dan S26 Ultra terungkap, memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. 
  • Chipset pada Ultra namun mengalami penurunan clock speed, sedangkan Galaxy S26 standar malah mengalami sedikit overclocking
  • Keduanya disebutkan akan hadir dengan Android 16 dan RAM 12 GB, serta memiliki skor benchmark yang tidak berbeda jauh kendati mengalami perubahan clock speed.
  • Laman Geekbench untuk Galaxy S26 versi internasional (SM-S942B) juga mencuat, memakai Exynos 2600 dengan fabrikasi 2 nm.

Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra belakangan ini muncul pada laman Geekbench menjelang peluncurannya yang diduga jatuh pada 26 Februari 2026 di San Fransisco, dengan penjualan yang dijadwalkan pada Maret 2026. 

Pada laman Geekbench, dua perangkat yang muncul memiliki nomor model SM-S948 (Galaxy S26 Ultra) dan SM-S942 (Galaxy S26 “reguler”). Sementara untuk varian Plus, sudah dinyatakan lolos sertifikasi TUV sehingga informasi baterainya terungkap. 

Dari laman yang terlihat, kedua smartphone ini diduga menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai chipset-nya, berikut dengan GPU Adreno 840. Meski cip yang digunakan sama, keduanya namun punya clock speed berbeda, sebagaimana dirangkum dari GSM Arena.

Galaxy S26 Ultra yang merupakan versi tertinggi di serinya justru memiliki clock speed lebih rendah yaitu 4,19 GHz. Padahal, Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi standar memakai 2 core berkekuatan 4,61 GHz. Tampaknya mekanisme underclocking ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi daya dan stabilitas jangka panjang.

Lalu, pada Galaxy S26 standar, perangkat ini malah mengalami overclocking kecil-kecilan dari yang seharusnya 4,61 GHz menjadi 4,74 GHz. Baik pada versi Ultra maupun “reguler”, 6 core CPU lainnya sama-sama memiliki kecepatan 3,63 GHz. 

Galaxy S26 Ultra menorehkan skor 3.466 poin untuk single-core dan 11.035 poin untuk multi-core. Sementara, versi “reguler” mencetak skor 3.378 poin untuk single-core dan 11.097 poin untuk multi-core. Terlihat dari skor ini bahwa perbedaan clock speed tidak lantas menghasilkan gap performa yang jauh di benchmark

Laman Geekbench juga mengungkapkan bahwa duo Galaxy S26 series ini bakal dibekali dengan sistem operasi Android 16 dan RAM 12 GB. Untuk Ultra, sepertinya Samsung akan kembali menawarkan opsi RAM 16 GB, namun hanya untuk beberapa wilayah.

Pasalnya, tahun lalu Galaxy S25 Ultra pun tersedia dalam varian RAM 16 GB untuk Korea Selatan, China, Taiwan, dan Hong Kong. Untuk selebihnya, opsi RAM yang tersedia mentok di 12 GB. 

Selain versi Qualcomm, Galaxy S26 juga dirumorkan bakal menggunakan chip Exynos 2600 berfabrikasi 2 nm untuk beberapa wilayah pemasaran, seperti Korea Selatan dan Eropa.

Bocoran Geekbench untuk Galaxy S26 versi Exynos 2600. Sumber: Notebookcheck.net.
Bocoran Geekbench untuk Galaxy S26 versi Exynos 2600. Sumber: Notebookcheck.net.

Dikutip dari Notebookcheck.net, bocoran Geekbench untuk Galaxy S26 standar (SM-S942B) dengan Exynos 2600 sudah beredar. Disebutkan bahwa Exynos 2600 bakal menjadi chip dengan fabrikasi 2 nm pertama di dunia, dibekali CPU 10-core dan GPU Samsung Xclipse 960. 

Bocoran ini turut mengungkapkan gambaran kinerja GPU saat dibandingkan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada OnePlus 15. Pada pengujian Vulkan di unit awal, disebutkan bahwa Xclipse 960 mendapatkan skor performa 88 persen dari Adreno 840. Sementara, skor pengujian untuk OpenCL berada di bawah 80 persen kinerja Adreno 840. 

Perbandingan ini namun tidak dapat dinilai sepenuhnya adil, karena Galaxy S26 masih bisa mendapatkan optimasi software lanjutan menjelang peluncuran resmi. Namun melihat dari sepak terjang Exynos, cip Samsung ini kerap kalah saing dengan Snapdragon dari sisi performa dan termal.