Lenovo Legion Go 2 Resmi, Konsol Handheld dengan Hardware Powerful

Sorotan
  • Lenovo Legion Go 2 resmi diumumkan untuk pasar Eropa, harganya mulai dari Rp 19 jutaan.
  • Legion Go 2 akan dilengkapi peningkatan di sektor prosesor, kapasitas RAM dan storage, dan juga baterai.
  • Fitur khusus seperti kontroler detachable dan dukungan VR dengan kacamata kembali dihadirkan pada Legion Go 2.

Kabar baik hadir untuk para gamer hardcore yang menggandrungi konsol handheld. Sebab, Lenovo baru saja mengumumkan konsol generasi penerus dari Lenovo Legion Go, yakni Lenovo Legion Go 2. 

Legion Go 2 pertama kali diperkenalkan sebagai purwarupa pada acara CES 2025, sebelum akhirnya diumumkan untuk pasar Eropa pada Lenovo Innovation World 2025 yang digelar hari Jumat (5/9/2025) lalu.

Sejumlah fitur khusus seperti kontroler yang dapat dicabut serta dukungan pengalaman VR kembali dihadirkan pada Legion Go 2. Bedanya, kini pengguna ditawarkan sederet pembaruan, yakni pada sektor baterai, performa, storage, serta layar.

Spesifikasi Lenovo Legion Go 2

  • Prosesor: Perangkat ini dibekali prosesor AMD Ryzen Z2 Extreme yang lebih powerful dibandingkan pendahulunya. Sebelumnya, Legion Go menggunakan AMD Ryzen Z1 atau Z1 Extreme.
  • Ryzen 2 Extreme membawakan peningkatan iGPU menjadi RDNA 3.5 dengan clock speed hingga 3,2 GHz, naik dari 2,7 GHz pada RDNA 3 di Ryzen Z1.
  • Penyimpanan: Kini Legion Go 2 tersedia dengan SSD hingga 2 TB (PCIe 4.0), tidak lagi mentok di 1 TB. Begitu pun dengan RAM yang kini memiliki opsi hingga 32 GB LPDDR5X, naik dari 16 GB. 
  • Layar: Ukuran layarnya masih sama seperti generasi pertama yaitu 8,8 inci IPS LCD QHD Plus (2.560 x 1.600 piksel), mendukung refresh rate 144 Hz serta kecerahan hingga 500 nit. Cakupan gamut warnanya adalah 97 persen DCI-P3.
Legion Go 2 mendukung TrueStrike Controllers yang kompatibel dengan pendahulunya, serta mampu dicabut-pasang seperti Nintendo Switch.
Legion Go 2 mendukung TrueStrike Controllers yang kompatibel dengan pendahulunya, serta mampu dicabut-pasang seperti Nintendo Switch.
  • Baterai: Kapasitas baterainya meningkat menjadi 65 WHr dari asalnya 49,2 WHr pada generasi pertama. Fitur Super Rapid Charge juga tersedia, diklaim terisi hingga 70 persen dalam 30 menit.
  • Konektivitas: Legion Go 2 hadir dengan dukungan Legion Glasses Gen 2 untuk pengalaman gaming VR atau AR. Perangkat ini juga menghadirkan port lengkap seperti USB 4, MicroSD, dan jek audio. Terdapat pula sistem pendingin Legion ColdFront yang merupakan gabungan dari dual fan dan vapor chamber
  • Software: Perangkat ini berjalan pada OS Windows 11 Home.
  • Fitur tambahan: Seperti pendahulunya, Legion Go 2 juga mendukung kontroler yang bisa dilepas, mirip seperti Nintendo Switch. Legion TrueStrike Controllers ini mendukung tiga tombol khusus yang dapat diprogram melalui Legion Space, serta mendukung hall effect ukuran tombol D-Pad yang besar. 

Harga dan ketersediaan

Penjualan Lenovo Legion Go 2 akan mulai dilakukan di Eropa pada bulan September 2025 dengan harga 999 euro, alias sekitar Rp 19 jutaan. 

Pendahulunya, Legion Go 1, dijual di Indonesia pada November 2023 dengan harga mulai dari Rp 13.499.000. Perangkat tersebut disusul oleh Lenovo Legion Go S, handheld versi murah yang dibanderol mulai dari Rp 8 jutaan.

Saat rilis nanti Lenovo Legion Go 2 akan bersaing dengan sejumlah konsol handheld lain seperti Asus ROG Ally 2, Steam Deck OLED, dan Ayaneo 2S.

Adapun kelebihan dari Legion Go 2 terletak pada layar yang besar dan tajam, RAM hingga 32 GB, serta mendukung ekosistem Legion yang lengkap mencakup monitor, kacamata, hingga desktop gaming

Selain Legion Go 2, Lenovo turut memperkenalkan sederet produk lainnya di acara Lenovo Innovation World 2025 yaitu laptop Legion Pro 7, tiga monitor Legion Pro OLED, Legion Glasses Gen 2, LOQ Tower 26ADR10, tablet Yoga Tab dan Idea Tab Plus, serta aplikasi FlickLift App. 

iconicon
Ananda Ganesha Maaruf adalah seorang gadget enthusiast. Ia selalu menyenangi gadget di harga murah dengan value tinggi. Kini, ia bekerja sebagai Senior Writer di 91mobiles Indonesia. Sebelumnya, Ganesha bekerja sebagai Content Writer di Carisinyal.com selama 4 tahun.