iQoo Z11x dikabarkan segera meluncur di Indonesia, sudah terdaftar di basis data TKDN Kemenperin.
Ini menandakan kembalinya iQoo Zx series di Indonesia setelah sebelumnya sempat absen satu tahun. Seri pendahulu terakhir yang rilis di Tanah Air adalah iQoo Z9x pada tahun 2024.
Merk sub-brand dari Vivo, iQoo, diprediksi akan meluncurkan ponsel terbarunya di Indonesia. Selain iQoo Neo 11, ada satu ponsel lain yang juga terindikasi segera meluncur yaitu iQoo Z11x. Keduanya kompak lolos uji sertifikasi TKDN Kemenperin di waktu berdekatan.
Berdasarkan pemantauan 91Mobiles Indonesia, ditemukan listing produk dengan kode perangkat I2507 pada database TKDN Kemenperin yang didaftarkan oleh PT Vivo Mobile Indonesia, memiliki nilai TKDN 35,10 persen, sebagaimana terlihat di tautan ini.
Sejumlah rumor menyebutkan bahwa I2508 mengacu pada iQoo Z11x, penerus dari iQoo Z10x yang rilis di India pada April 2025 lalu. Uniknya, sang pendahulu ini justru tidak pernah rilis resmi di Indonesia. Varian “x” di seri iQoo Z terakhir yang pernah meluncur di RI adalah iQoo Z9x pada Mei 2024 tahun lalu.
iQoo Z11x terdaftar di TKDN Kemenperin, mengisyaratkan waktu rilisnya di Indonesia dalam waktu dekat.
Spesifikasi iQoo Z10x
Saat ini kabar yang mengungkapkan bocoran spesifikasi iQoo Z11x masih minim. Namun, kita dapat mengacu pada spesifikasi pendahulunya, iQoo Z10x, yang sudah rilis global pada April lalu. Simak berikut ini.
Chipset: Dapur pacu iQoo Z10x mengandalkan cip menengah dari MediaTek yakni Dimensity 7300.
RAM dan penyimpanan: Penyimpanan di varian ini memakai standar UFS 3.1, bukan UFS 2.2 seperti iQoo Z10 standar. Opsi memorinya yaitu RAM 6 GB atau 8 GB dan storage 128 GB atau 256 GB.
Layar: iQoo Z10x disematkan dengan panel IPS LCD datar berukuran 6,72 inci Full HD Plus (1.080 x 2.408 piksel), mendukung refresh rate 120 Hz dan kamera depan punch hole.
Kamera: Aspek fotografinya diserahkan pada kamera belakang 50 MP Sony IMX 882 dan 2 MP depth sensor, berikut dengan kamera selfie 8 MP. Kamera belakangnya sudah dibekali stabilisasi EIS, serta mampu merekam video hingga resolusi 4K.
Baterai dan pengisian daya: Urusan dayanya ditunjang dengan baterai 6.500 mAh dan fast charging 44 watt via kabel. Tersedia juga fitur reverse wired charging guna mengisi daya perangkat lain.
Software: Ponsel kelas menengah ini dirilis dengan antarmuka FuntouchOS 15 berbasis Android 15, dijanjikan masa update OS utama hingga 2 tahun dan patch keamanan selama 3 tahun. Sederet fitur kecerdasan buatan (AI) turut disematkan, seperti AI Erase, AI Super Document, Circle to Search, Note Assist, dan lain sebagainya.
Bodi: Dimensinya adalah 165,7 x 76,3 mm dengan ketebalan 8,1 mm dan bobot 204 gram. Ketahanannya didukung oleh standar militer MIL-STD-810H dan sertifikasi IP64, menjadikannya lebih tahan banting sekaligus tidak rentan rusak akibat debu dan percikan air.
Fitur-fitur lain: Tak seperti iQoo Z10 standar yang masih dibekali mono speaker, iQoo Z10x justru sudah memakai stereo speaker untuk menghasilkan suara immersive. Perangkat ini juga dihadirkan dengan Wi-Fi 6, Bluetooth 5,4, port infrared, sensor sidik jari di samping, serta port USB-C 2.0.
Pihak iQoo di Indonesia belum membeberkan informasi apa pun terkait harga maupun tanggal rilis dari iQoo Z11x. Pendahulunya, iQoo Z10x, rilis di India pada April 2025 dengan harga mulai dari 13.499 rupee atau sekitar Rp 2,5 juta. Ponsel iQoo Zx series terakhir yang masuk Tanah Air adalah iQoo Z9x, dibanderol mulai Rp 3 juta pas.