Pengiriman Chip Qualcomm dan MediaTek Turun, Samsung dan Apple Justru Naik

Sorotan

Kelangkaan dan kenaikan harga komponen memori telah mengubah lanskap industri smartphone. Produk-produk berharga terjangkau dengan margin tipis adalah yang paling terdampak, sementara perangkat di segmen lebih tinggi dengan margin lebih besar masih bisa menyerap efeknya.

Angka pengiriman chipset untuk smartphone pun ikut terpengaruh. Berdasarkan laporan terbaru dari firma riset pasar Counterpoint Research, shipment chip Qualcomm dan MediaTek kompak tercatat menurun pada kuartal-I 2026.

Menurut Counterpoint, MediaTek terdampak oleh pengiriman di segmen mainstream dan entry level, sementara shipment untuk kategori pemium juga sedikit menurun. Ketimbang merilis chip flagship baru Dimensity 9500 Plus, MediaTek disebut akan condong mendorong vendor perangkat untuk mengadopsi Dimensity 9500 yang sudah ada.

Kendati pangsa pasarnya menurun dari 38 persen di kuartal-I 2025 menjadi 31 persen tahun ini, MediaTek tetap menjadi pabrikan chip terbesar di industri smartphone. Qualcomm, sementara itu, mencatat penurunan pengiriman chip dari 27 persen menjadi 23 persen dalam periode yang sama dan duduk di urutan kedua.

Sumber: Counterpoint Research.

Counterpoint mengatakan angka pengiriman Qualcomm terdampak oleh lini Samsung Galaxy S26 Series yang beberapa modelnya (Galaxy S26 dan S26 Plus) beralih menggunakan chipset Exynos buatan Samsung sendiri. Sementara, shipment Snapdragon 600 dan 400 di pasaran entry level terpengaruh oleh kelangkaan komponen memori.

Berkebalikan dengan MediaTek dan Qualcomm, Samsung justru mengalami peningkatan shipment chip dari 5 persen setahun yang lalu menjadi 7 persen pada kuartal-I 2026. Selain kesuksesan Galaxy S26 Series, pengiriman chip Exynos juga didorong oleh lini ponsel mid-range Galaxy A Series.

Setali tiga uang dengan Samsung, pengiriman chip Apple meningkat pada kuartal-I 2026. Menurut Counterpoint, penyebabnya adalah peluncuran ponsel iPhone 17e yang ditenagai chipset Apple A19, serta peningkatan penjualan dari lini iPhone 17 Series secara keseluruhan, terutama model-model Pro.

Pengiriman chip A19 diprediksi bakal lebih tinggi dari pendahulunya karena kinerja penjualan lini iPhone 17 Series yang menggunakannya juga lebih baik dibandingkan dengan iPhone 16 Series (A18). Laporan Counterpoint selengkapnya bisa dilihat di tautan berikut.

Show Full Article
Home Berita Pengumuman