Review iQoo 15R: Main Game Lancar, Baterai Tahan Lama

Ringkasan Tinjauan

Peringkat Pakar

8.6/10
Desain
 
8.5
/10
Layar
 
8.5
/10
Sistem operasi
 
8.5
/10
Kamera
 
8.4
/10
Kinerja
 
8.9
/10
Baterai
 
8.9
/10

Pros

  • Desain bodi ramping
  • Layar AMOLED 1,5K yang tajam dan cerah
  • Performa Snapdragon 8 Gen 5 yang gesit
  • Baterai 7.600 mAh mampu bertahan dua hari

Cons

  • Cenderung mengalami penurunan performa saat panas
  • Tidak punya kamera telefoto

Pasar ponsel kelas menengah premium kembali diramaikan oleh kehadiran iQoo 15R. Melalui perangkat ini, iQoo berupaya menghadirkan pengalaman ala ponsel flagship tanpa harus menyentuh harga Rp 10 juta. Di atas kertas, ponsel ini dibekali spesifikasi yang menjanjikan, mulai dari chipset Snapdragon 8 Gen 5, baterai berkapasitas 7.600 mAh, layar AMOLED dengan tingkat kecerahan tinggi, dukungan gaming hingga 144 FPS, hingga kamera utama 50 MP. Kombinasi tersebut membuat iQoo 15R tampil sebagai salah satu ponsel dengan value yang menarik di kelasnya.

Namun, seberapa baik spesifikasi tersebut diterjemahkan ke dalam pengalaman penggunaan sehari-hari? Kami telah menguji iQoo 15R secara menyeluruh, mulai dari performa, kamera, layar, hingga daya tahan baterainya. Berikut ulasan lengkapnya.

Table of Contents

Kesimpulan awal

iQoo 15R merupakan smartphone yang mengedepankan performa sebagai nilai jual utamanya. Ponsel ini mampu menghadirkan pengalaman penggunaan yang solid di hampir seluruh aspek penting, mulai dari performa, layar, hingga daya tahan baterai yang sangat impresif berkat kapasitas 7.600 mAh.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Manajemen suhu saat menjalankan beban kerja berat dalam waktu lama masih dapat ditingkatkan, begitu pula dengan pemrosesan warna kamera yang terkadang terlihat kurang natural. Terlepas dari kekurangan tersebut, jika Anda mencari smartphone dengan performa kencang, pengalaman gaming yang stabil, serta daya tahan baterai yang sangat awet, iQoo 15R menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas harganya.

Performa iQoo 15: Cepat, mulus, dan nyaris sempurna

Salah satu daya tarik utama iQoo 15R terletak pada sektor performanya. Ponsel ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan dengan Supercompute Chip Q2, RAM LPDDR5X Ultra, serta penyimpanan UFS 4.1. Untuk menjaga suhu tetap stabil saat bekerja di bawah beban tinggi, iQoo juga membekalinya dengan sistem pendingin vapour chamber berukuran 6.500 mm persegi.

Skor AnTuTu
Motorola Signature
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
3,098,258
iQOO 15R
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
3,078,708
AnTuTu mengukur performa CPU, GPU, memori, serta pengalaman penggunaan secara keseluruhan (semakin tinggi skornya, semakin baik).

Berdasarkan pengujian menggunakan AnTuTu dan Geekbench, performa iQoo 15R berada di level yang sebanding dengan smartphone lain yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 5, seperti OnePlus 15R dan Motorola Signature. Namun, hasil berbeda terlihat saat perangkat menjalani pengujian Burnout CPU Throttle yang menyimulasikan beban kerja berat dalam waktu lama. Pada skenario ini, iQoo 15R mencatatkan hasil paling rendah di antara perangkat pembanding, menunjukkan bahwa optimasi performa berkelanjutan masih dapat ditingkatkan agar kinerja tetap stabil saat prosesor bekerja secara maksimal.

Skor Burnout
Motorola Signature
39.1%
iQOO 15R
33.6%
Burnout mengukur kestabilan performa prosesor di bawah beban kerja berat (semakin tinggi skornya, semakin baik).

Penurunan performa tersebut kemungkinan berkaitan dengan peningkatan suhu perangkat saat digunakan secara intensif. Selama pengujian, bodi ponsel memang tidak sampai terasa terlalu panas untuk digenggam, tetapi kenaikan suhunya lebih tinggi dibandingkan dengan OnePlus 15R. Setelah digunakan untuk memainkan BGMI (PUBG Mobile versi India) dan Call of Duty: Mobile selama masing-masing 30 menit dengan pengaturan grafis dan kondisi lingkungan yang sama, suhu iQoo 15R meningkat hingga sekitar 14 derajat Celsius.

Skor Geekbench Single-Core
Motorola Signature
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
2,889
iQOO 15R
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
2,811
Geekbench menilai efisiensi inti tunggal (single core) dan banyak inti (multi core) pada CPU (lebih tinggi lebih baik)
Skor Geekbench multi-core
Motorola Signature
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
9,583
iQOO 15R
Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5
9,090
Geekbench mengukur performa prosesor dalam pengujian single-core dan multi-core (semakin tinggi skornya, semakin baik).

Di luar catatan pada sektor manajemen suhu, performa iQoo 15R nyaris tidak memiliki kelemahan. Selama pengujian, ponsel ini mampu menjalankan berbagai tugas dengan mulus tanpa kendala berarti. iQoo juga mengklaim perangkat ini dapat menjalankan sejumlah game populer seperti BGMI dan Call of Duty: Mobile hingga 144 fps. Berdasarkan indikator bawaan sistem, klaim tersebut memang ditampilkan saat bermain. Namun, ketika kami memantaunya menggunakan aplikasi pihak ketiga Scene8, frame rate rata-rata yang terbaca hanya sekitar 35 fps. Temuan serupa juga kami jumpai saat menguji iQoo 15.

Meski demikian, hasil tersebut tidak terlalu memengaruhi pengalaman bermain. Aplikasi pemantau pihak ketiga terkadang tidak dapat membaca data sistem secara akurat, dan selama pengujian kami tidak menemukan gejala frame drop yang mengganggu jalannya permainan. Selain itu, iQoo 15R juga menunjukkan performa yang sangat responsif saat merender video 4K, membuka aplikasi, dan menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.

Baterai iQoo 15R: Besar dan tahan lama

Optimalisasi maksimal untuk baterai Berkapasitas besar

iQoo 15R dibekali baterai berkapasitas 7.600 mAh, menjadikannya salah satu yang terbesar di kelasnya, bahkan melampaui sejumlah smartphone dengan harga lebih mahal. Sektor daya ini didukung teknologi pengisian cepat 100W FlashCharge serta fitur bypass charging.

Terlepas dari skenario penggunaannya, daya tahan baterai iQoo 15R menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini. Dalam pengujian kami, ponsel ini mampu mencatatkan screen-on time sekitar 7 hingga 8 jam. Angka tersebut cukup untuk menunjang penggunaan normal hingga lebih dari dua hari, atau sekitar satu setengah hari bagi pengguna dengan intensitas pemakaian yang lebih tinggi.

Urusan pengisian daya juga tidak kalah impresif. Berkat dukungan 100W FlashCharge, baterai dapat terisi dari 20 persen hingga 100 persen dalam waktu kurang dari satu jam menggunakan adaptor bawaan. iQoo juga menyematkan fitur bypass charging yang memungkinkan daya dialirkan langsung ke sistem saat bermain game sambil mengisi daya. Fitur ini membantu menjaga suhu perangkat tetap lebih stabil sekaligus mengurangi beban pada baterai selama sesi gaming yang panjang.

Desain iQoo 15R: Tetap ramping dan ergonomis

Salah satu hal yang langsung menarik perhatian dari iQoo 15R adalah desainnya yang tetap ramping meski dibekali baterai berkapasitas 7.600 mAh. Dengan ketebalan hanya 7,9 mm dan bobot sekitar 202 gram, ponsel ini tetap terasa nyaman digenggam untuk penggunaan dalam waktu lama. Unit yang kami uji merupakan varian warna Triumph Silver. Meski tidak setrendi varian Dark Knight, warna ini tetap menghadirkan kesan premium dengan tampilan yang elegan.

Panel belakangnya menggunakan material kaca dengan pola kotak-kotak yang terinspirasi dari dunia balap. Modul kamera berbentuk persegi dengan sudut membulat juga dibuat bertingkat, sehingga memberikan identitas visual yang cukup khas. Meski modul kameranya sedikit menonjol, tepian yang dibuat melandai serta warna yang senada dengan panel belakang membuat tampilannya tetap menyatu dan tidak terasa mengganggu.

iQoo juga mengombinasikan bingkai datar dengan sudut bodi yang membulat, sehingga ponsel terasa mantap saat digenggam sekaligus tetap nyaman disimpan di dalam saku celana. Dimensinya memang bukan yang paling ringkas di kelasnya, tetapi masih tergolong ergonomis untuk penggunaan sehari-hari. Pengoperasian dengan satu tangan pun masih memungkinkan, meski sesekali perlu sedikit menggeser posisi genggaman untuk menjangkau bagian atas layar. Pengalaman ini semakin didukung oleh sensor sidik jari ultrasonik yang ditempatkan pada posisi ideal, sehingga mudah dijangkau dan mampu membuka kunci layar dengan cepat.

Untuk konektivitas fisik, iQoo 15R dibekali port USB Type-C di sisi bawah serta speaker stereo yang ditempatkan di bagian atas dan bawah perangkat. Selama pengujian, kualitas audionya tergolong memuaskan dengan karakter suara yang jernih dan soundstage yang cukup luas. Speaker iQoo 15R terdengar bersih, meski kedalaman bass-nya masih sedikit tertinggal. Meski demikian, suara yang dihasilkan tetap terdengar jelas tanpa distorsi berarti saat volume dinaikkan hingga maksimum.

Sebagai pelengkap, iQoo 15R telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu. Perlindungan ini sudah sangat memadai untuk penggunaan sehari-hari, meski OnePlus 15R masih menawarkan keunggulan lewat sertifikasi IP69K yang dirancang untuk menghadapi semprotan air bertekanan tinggi dan bersuhu panas. Di bagian depan, iQoo juga membekali perangkat ini dengan kaca pelindung Schott Glass untuk meningkatkan ketahanan layar terhadap goresan dan benturan ringan.

Layar iQoo 15R: Siap untuk hiburan dan gaming

iQoo 15R dibekali layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate adaptif hingga 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 5.000 nit. Bezel di keempat sisinya dibuat tipis dan simetris, sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih imersif. Selama pengujian, layar ini mampu menghasilkan tingkat kecerahan yang sangat tinggi, bahkan lebih baik dibandingkan dengan OnePlus 15R. Konten pun tetap terlihat jelas, baik saat digunakan di dalam ruangan maupun di bawah sinar matahari langsung.

Layar iQoo 15R juga telah mendukung HDR10+, sehingga mampu menampilkan warna, kontras, dan rentang dinamis yang lebih baik saat menikmati konten di Netflix maupun layanan streaming lain yang kompatibel. Hasilnya, pengalaman menonton terasa tajam dan nyaman di berbagai kondisi pencahayaan.

Meski mendukung refresh rate hingga 144 Hz, kemampuan tersebut belum berlaku di seluruh sistem. Navigasi antarmuka dan sebagian besar aplikasi sehari-hari masih dibatasi hingga 120 Hz. Refresh rate 144 Hz baru dapat dimanfaatkan pada sejumlah game yang mendukung, setelah pengguna mengaktifkan Monster Mode dan mengubah pengaturan Refresh Rate ke opsi High melalui floating window saat bermain game.

Software iQoo 15R: Masa pembaruan cukup panjang

Di sektor perangkat lunak, iQoo 15R menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16 langsung dari kotak penjualan. Antarmuka ini juga digunakan pada seri flagship iQoo 15 dan sejumlah smartphone premium Vivo. Secara umum, pengalaman penggunaannya tidak banyak berubah. Pengguna masih akan menjumpai sejumlah aplikasi bawaan, termasuk sekitar delapan aplikasi pihak ketiga yang telah terinstal sejak awal.

Sebagian besar aplikasi pihak ketiga tersebut dapat dihapus dengan mudah. Namun, dibandingkan dengan antarmuka Android murni (stock Android), OriginOS 6 masih terasa sedikit lebih ramai. Selama pengujian, kami juga berharap iQoo memberikan keleluasaan lebih bagi pengguna untuk menghapus beberapa aplikasi bawaannya sendiri, seperti iQoo Store dan V App Store. Selain memakan ruang penyimpanan, keberadaan aplikasi tersebut juga membuat laci aplikasi terasa lebih penuh dari yang seharusnya.

Di luar catatan tersebut, OriginOS 6 tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang menarik. Antarmuka ini menghadirkan animasi yang halus, opsi kustomisasi yang beragam, dukungan widget interaktif, fitur Origin Island, hingga wallpaper dinamis yang mempercantik tampilan sistem. Kami telah membahas seluruh fitur tersebut secara lebih mendalam pada artikel hands-on OriginOS 6.

iQoo 15R juga dibekali sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang produktivitas sehari-hari. Sebagian besar fitur tersebut memerlukan koneksi internet aktif serta akun iQoo yang telah masuk (login). Meski fungsinya cukup membantu, kemampuan AI yang ditawarkan masih tergolong umum dan belum banyak berbeda dari yang tersedia di berbagai smartphone pesaing.

Di sisi lain, komitmen pembaruan perangkat lunaknya patut diapresiasi. iQoo menjanjikan empat kali pembaruan sistem operasi Android serta enam tahun pembaruan keamanan, sehingga pengguna dapat menggunakan perangkat ini dengan lebih tenang dalam jangka panjang. Kami juga berharap iQoo terus mengembangkan ekosistem AI-nya melalui pembaruan perangkat lunak di masa mendatang, termasuk menghadirkan fitur-fitur eksklusif yang mampu membedakannya dari para kompetitor.

Kamera iQoo 15R: Mengutamakan ketajaman detail

Di atas kertas, sektor kamera bukanlah daya tarik utama iQoo 15R. Ponsel ini mengusung konfigurasi kamera belakang ganda yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-700V serta kamera ultrawide 8 MP. Sementara itu, kebutuhan swafoto dan panggilan video ditangani oleh kamera depan 32 MP.

Meski spesifikasinya tergolong sederhana, pengalaman penggunaannya cukup memuaskan. Kamera mampu mengunci fokus dengan cepat, sementara proses pengambilan gambar terasa responsif. Berkat dukungan chipset yang bertenaga, pengguna dapat memotret beberapa foto secara beruntun tanpa jeda shutter yang mengganggu.

Di sisi lain, aplikasi kamera bawaan masih terasa minim opsi kreatif. Pilihan mode pemotretan maupun filter yang tersedia tidak sebanyak beberapa kompetitor di kelas harga serupa, termasuk Vivo V70 yang masih berada dalam satu ekosistem. Meski demikian, hal tersebut bukan kekurangan yang terlalu signifikan mengingat fokus utama iQoo 15R memang berada pada sektor performa. Terlebih lagi, kualitas kamera yang ditawarkan tetap mampu bersaing di kelasnya.

Secara keseluruhan, performa kamera iQOO 15R tergolong mumpuni dan sangat andal dalam menangkap detail gambar. Hanya saja, pemrosesan gambarnya cenderung menghasilkan estetika foto dengan kontras tinggi yang matang secara digital, alih-alih menyajikan reproduksi warna yang natural apa adanya. Tak hanya itu, ponsel ini juga dilengkapi fitur AI Visuals yang dapat mengubah latar belakang foto portrait Anda secara kreatif, serta mendukung perekaman video hingga resolusi 4K pada 60 fps.

Kesimpulan

Ditawarkan mulai dari Rp 7.299.000, iQoo 15R menjadi salah satu smartphone dengan chipset Snapdragon 8 Gen 5 paling terjangkau di pasaran saat ini. Posisi tersebut membuatnya tampil sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan performa. Kemampuan komputasinya didukung pengalaman gaming hingga 144 Hz serta daya tahan baterai yang sangat impresif, menjadikannya unggul dibanding banyak pesaing di kelas harga yang sama.

Baterai berkapasitas 7.600 mAh bukan sekadar unggul di atas kertas. Dalam pengujian kami, perangkat ini mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal. Kehadiran fitur bypass charging juga menjadi nilai tambah bagi gamer karena membantu menjaga performa tetap stabil saat bermain sambil mengisi daya. Di luar itu, iQoo 15R menawarkan layar AMOLED yang cerah, speaker stereo dengan kualitas audio yang baik, serta desain yang tetap nyaman digenggam meski mengusung baterai berkapasitas besar.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan. Suhu bodi cenderung meningkat saat perangkat digunakan menjalankan beban kerja berat dalam waktu lama. Selain itu, karakter pemrosesan kameranya menghasilkan foto dengan kontras yang cukup tinggi sehingga terkadang terlihat kurang natural. Kekurangan tersebut bukan tidak mungkin dapat diperbaiki melalui pembaruan software di masa mendatang.

Nilai Editor: 8,6/10

Kelebihan:

Kekurangan:

iQOO 15R Harga
Rp. 7.840.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua
Home Reviews