
Ingin membeli konsol game PlayStation 5 (PS5) dalam waktu dekat? Bersiaplah merogoh kocek lebih dalam karena Sony baru saja mengumumkan kenaikan harga. Total ada empat perangkat yang terdampak, yaitu PS5, PS5 Digital Edition, PS5 Pro, dan PlayStation Portal.
Besarnya kenaikan harga mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. PlayStation Portal yang merupakan aksesori streaming game handheld untuk PS5 banderolnya terkerek dari 200 dolar AS (Rp 3,4 juta) menjadi 250 dolar AS (Rp 4,3 juta) atau sekitar Rp 900 ribu.
PS5 Pro, model termutakhir dari konsol current-gen Sony, mengalami peningkatan harga terbesar dari awalnya 700 dolar AS (Rp 11,9 juta) menjadi 900 dolar AS (Rp 15,3 juta). Perbandingan harga lama dan baru untuk keempat konsol adalah sebagai berikut.
Dalam keterangan di situsnya, Sony mengatakan akan mulai memberlakukan harga baru untuk keempat perangkat pada 2 April 2026. Sebagai catatan, keterangan harga di atas berlaku untuk wilayah pemasaran Amerika Serikat. Kenaikan banderol untuk Indonesia masih belum diketahui.
Menurut laporan The Guardian, alasan di balik kenaikan harga konsol PlayStation tak lain adalah kelangkaan komponen gara-gara booming AI. Banderol hardware penting seperti chip memori jadi meroket karena stoknya tipis.
Selain itu, harga komponen ikut tertekan oleh konflik yang belakangan pecah di Timur Tengah. Pekan lalu fasilitas ekspor gas alam di Qatar mengalami serangan sehingga terpaksa ditutup. Padahal, gas helium yang disalurkan dari fasilitas ini sangat penting untuk produksi chip komputer, sementara Qatar memasok sepertiga kebutuhan gas helium dunia.
Para analis memprediksi kenaikan harga konsol bakal menghambat pertumbuhan di pasaran video game pada 2026. Sebelumnya, Epic Games selaku pemilik game Fortnite juga menyalahkan banderol konsol yang makin mahal di balik pemutusan hubungan kerja 1.000 orang karyawannya.